MENGENAL MAKHLUK ALLAH – NERAKA (1)

 

Bismillahirahmanirrahim

 

Pada pembahasan kali ini saya ingin berbagi khasanah mengenai makhluk Allah SWT yang bernama NERAKA, semoga dengan membaca uraian ini di harapkan agar keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT semakin bertambah, dan semakin cinta serta mahabah . Betapa keagungan dan kebesaran Allah maha segala-galanya dan memberikan  gambaran betapa tidak berdayanya kita di hadapan Allah SWT, sehingga kita semakin memohon dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT amin.

 

NERAKA

 

Dalam hadist di ceritakan ; Jibril datang kepada baginda nabi Muhammad SAW, maka beliau berkata; “wahai Jibril, sifatilah kepadaku tentang neraka”, Jibril berkata ; “Allah telah menciptakan neraka, apinya sudah di nyalakan 1000 tahun yang lalu, sampai neraka itu menjadi hitam. Hitamnya neraka seperti malam yang gelap, apinya tidak pernah padam, juga terus menjilat-jilat, bara api neraka selamanya tidak pernah padam”.

Mujahid berkata ; “Jahanam itu mempunyai beberapa ular yang besarnya seperti leher unta, juga terdapat kalajengking yang besarnya seperti keledai sampai penduduk neraka pada lari ketakutan. Ular-ular itu menggigit setiap bibir ahli neraka untuk di kelupas kulitnya. Tidak ada yang bisa selamat penduduk neraka dari siksaan seperti ini, kecuali ia lari ke neraka yang lain”.

(QS Ar raad ; 18) Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.

Abdullah bin Abbas r.a meriwayatkan bahwa baginda nabi Muhammad SAW pernah bersabda ; “di dalam neraka terdapat ular yang besarnya seperti leher unta, jika ular itu menggigit salah seorang dari penduduk neraka dengan sekali gigitan, maka rasa sakitnya dapat di rasakan sampai 40 tahun.”

Ibnu mas’ud r.a berkata ; “Api dunia kalian ini hanyalah satu juz dari 70 juz api neraka, jikalau api neraka itu tidak di masukkan kedalam lautan dua kali, maka kalian tidak akan bisa mengambil kemanfaatan sedikitpun dari api ini”.

Mujahid berkata ; “Sesunguhnya api kalian ini salalu memohon perlindungan dari api jahanam”

(QS Al Mursalaat ; 32) Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.

Dalam hadist di ceritakan ; “ketika Allah mengutus Jibril pergi ke tempat Malaikat yang jaga neraka untuk meminta api guna di berikan pada Nabi Adam a.s sehingga nabi Adam a.s bisa memasak dengan api tersebut, Malaikat Malik lantas bertanya kepada jibril ; “wahai jibril, berapa yang kamu kehendaki dari api ini?” Jibril menjawab ; “kira-kira sebesar kurma”

Malaikat Malik kemudian berkata ; “Wahai Jibril, jika aku memberimu api sebesar kurma, maka pasti akan hancur tujuh langit dan bumi akibat dari panasnya api neraka” Jibril lalu berkata ; “kira-kira sebesar biji kurma”. Malaikata malik berkata ; “Kalau aku memberimu menurut apa yang kamu kehendaki, maka tidak akan turun dari labgit setetes air, juga tidak akan tumbuh dari dalam bumi beberapa tumbuh-tumbuhan”

Kemudian Jibril melapor ; “Ya tuhanku, berapa yang harus aku ambil dari api neraka itu?”. Allah berfirman ; “Ambilah kira-kira sebesar semut kecil”. Selanjutnya Jibril mengambil api neraka kira-kira sebesar semut kecil. Setelah itu, api neraka tadi di benamkan kedalam lautan sebanyak 70 kali. Jibril kemudian datang dengan membawa api kepada nabi Adam a.s, lalu api itu di letakan di atas gunung yang tinggi, maka gunung itu menjadi hancur. Kemudian Jibril mengembalikan api yang sebesar semut tadi ke tempatnya yaitu di neraka, sedangkan asapnya yang masih tertinggal di beberapa batu dan besi di tinggalkan, sampai pada hari ini, maka api yang ada sekarang ini adalah asap dari api neraka yang sebesar semut tadi. Oleh karena itu, ambillah keterangan ini sebagai suatu pelajaran yang berharga.

 

Hadist tersebut sesuai dengan firman Allah yang berbunyi ;

(QS Al Waaqi’ah ; 71 & 73) Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu), Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.

 

Baginda nabi Muhammad Rasulullah SAW  bersabda ; “Sering-seringanya siksaan ahli neraka, yaitu seorang yang di beri dua sandal dari api, maka otaknya menjadi mendidih sebab dari kedua sandal itu, sebagaiman mendidihnya air yang ada di dalam kendi, sampai tetangganya dapat mendengar mendidihnya otak tersebut, Gigi gerahamnya menjadi bara api, bibirnya menjadi bara api, nyalanya api itu sampai keluar dari dalam perutnya, dari kedua telapak kakinya. Orang yang disiksa seperrti ini beranggapan bahwa dirinya termasuk penduduk neraka yang sangat pedih siksanya. Padahal sesungguhnya dia termasuk dari penduduk neraka yang ringan siksanya ”

Baginda nabi Muhammad Rasulullah SAW  bersabda ; “Demi allah, penduduk neraka tadi tidak bisa berbicara lagi setelah Allah berfirman demikian, kecuali teriakan dan rintihan dalam neraka. Suara mereka menyerupai khimar, suara pertama berteriak-riak kemudian merintih”

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT yang berbunyi ;

(QS Al Anbiya ; 100) Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak bisa mendengar

Jibril berkata ; “Demi zat yang mengutus Engkau dengan benar setelah nabi SAW. Kalau neraka itu di buka sebesar lubang jarum dari arah timur, maka pasti akan terbakar penduduk yang ada di sebelah barat, karena sangat panasnya api neraka itu, Demi Dzat yang mengutus engkau dengan benar sebagi Nabi SAW. Kalau seandainya satu pakaian ahli neraka di gantung di antara langit dan bumi, maka pasti penduduk bumi akan mati, akibat panasnya pakaian tersebut ”.

Demi Dzat Yang mengutus engkau dengan benar sebagi nabi, kalau seandainya satu dzira dari rantai neraka yang sudah di sebutkan Allah dalam kitabNYA di letakkan di atas gunung, maka pasti gunung itu akan hancur sampai kedasar bumi ketujuh.

Demi Dzat yang mengutus engkau dengan benar sebagai nabi, jika ada satu orang dari penduduk neraka di siksa dari arah barat, maka pasti akan terbakar orang uang berada di bumi timur, karena pedihnya siksaan tersebut dan sangat panasnya api neraka. Adapun dasar neraka itu sangat dalam, kayu neraka terdiri dari manusia dan batu, sedangkan minuman ahli neraka adalah tembaga mendidih.

 

Semoga bermanfaat dan menambah keimanan serta keyakinan kepada Allah SWT amin

About Hendra

Belajar untuk selalu bisa saling mencintai dan mengasihi terhadap semua makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa

Posted on 6 February 2012, in Pengetahuan Islam. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: