MENGENAL MAKHLUK ALLAH – BIDADARI

Bismillahirahmanirrahim

 

Pada pembahasan kali ijinkan ini saya ingin mengulas mengenai makhluk Allah SWT yang bernama Bidadari, semoga dengan membaca uraian ini di harapkan agar keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT semakin bertambah, dan semakin cinta serta mahabah . Betapa keagungan dan kebesaran Allah maha segala-galanya dan memberikan  gambaran betapa tidak mulai dan pemurahnya Allah SWT, sehingga kita semakin memohon dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT serta mengharapka   Ridlonya amin.

 

MENGENAL MAKHLUK ALLAH SWT – BIDADARI

 

Bidadari dalam arti yang sesunggunya hanya terdapat di dalam Surga. Bidadari dalam surga merupakan salah suatu bentuk servis Allah SWT kepada para ahli Surga. Bahkan bidadari-bidadari yang selalu di sebut-sebut Allah SWT dalam firman-firmanNYA, mampu membuat kaum muslimin berfasta biqul Khoirot untuk memperoleh bidadari-bidadari surga tersebut.

 

Satu hal yang perlu digaris bawahi bahwa bidadari itu bukan sebagi tujuan kita dalam beribadah kepada Allah, karna bidadari merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang kedudukannya hanya sebagai hadiah bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, apabila kita benar-benar dalam beriman dan bertakwa kepada Allah SWT maka bidadari yang di janjikan Allah dalam Firman-firmanNYA akan mengikuti dengan sendirinya, jadi tiada alasan utama menjadikan bidadari sebagai tujuan kita dalam beribadah kepada Allah, dan cukup mangimaninya sebagai makhluk allah agar keimanan kita kepada Allah semakin meningkat karna percaya bahwa Janji Allah itu adalah hal yang Pasti terjadi bagi orang-orang yang beriman kepada_NYA.

 

Mereka (bidadari) adalah wanita suci yang selalu menundukkan pandangannya, tidak pernah melihat laki-laki selain suaminya, tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin, Mereka adalah wanita yang senantiasa merindukan suaminya setiap saat, keelokannya dan tempatnya yang terhormat, seakan –akan bidadari itu permata yakut dan marjan. Seperti yang di sebutkan Allah dalam firmanNYA.

 

(QS Ar-Rahman ; 58) Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan

 

Baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda : Allah menciptakan bidadari terdiri dari 4 warna, putih, hijau, kuning dan merah. Tubuhnya di ciptakan dari Za’faran, anbar dan kafur. Rambutnya dari sutra, mulai dari jari-jari kakinya dampai kelututnya di tercipta dari Za’faran. Dari lutut sampai ke payudaranya di beri harum-haruman dari minyak misik. Mulai dari kedua payudaranya sampai ke lehernya di beri harum-haruman dari minyak anbar. Dari leher sampai kepala diberi harum-haruman dari kafur. Seandainya bidadari ini meludah dengan sekali ludahan ke dunia, maka semua air di dunia menjadi misik. Di dadanya tertulis nama suami-suaminya dan sebuah nama dari beberapa nama Allah. Pada setiap tangannya terdapat 10 gelang dari emas, jari-jarinya terdapat 10 cincin, pada kedua kakinya terdapat 10 binggel (gelang kaki) dari jauhar dan mutiara.

 

Ibnu Abas r.a meriwayatkan, bahwa baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda : “didalam durga terdapat bidadari yanag namanya aina. Ia diciptakan oleh Allah SWT dari 4 unsur, dari misik, kafur, anbar dan Za’faran. Tanahnya diadoni dengan air kehidupan.”

 

Seluruh bidadari selalu merindukan suaminya, jika ia meludah ke laut dengan sekali ludahan, maka pasti air laut itu akan menjadi tawar sebab dari air liurnya dileher bidadari terdapat tulisan :

“Barang siapa yang suka agar dirinya seperti aku, maka hendaklah beramallah dengan bertaat kepada Tuhannya”

 

baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya istri-istri penghuni surga (bidadari) selalu bernyanyi untuk suami mereka dengan suara yang  sangat merdu yang tidak bisa didengar oleh seorang pun (selain suaminya)” [Al-Jami’u Ash-Shaghir. halman : 79]

 

Ibnu Mas’ud r.a meriwayatkan bahwa baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda : “ketika allah menciptakan surge And, Allah SWT memanggil Jibril seraya berfirman : “Berangkatlah kamu ke surge, lihatllah apa yang telah aku ciptakan untuk hamba-hambaKU dan para kekasihKU” Jibril pun pergi mengelilingi surga, maka datanglah seorang bidadari menghampirinya, ia termasuk salah satu penghuni istana-istana surga, bidadari tersebut tersenyum pada jibril, maka bercahayalah surga dan akibat dari sinar giginya. Jibril langsuung bersujut, ia mengira cahaya itu berasal dari Nur Allah SWT yang Maha Mulia. Tidak lama kemudian bidadari itu memanggil Jibril : “Wahai makhluk yang di percaya Allah, apakah kamu tidak mengerti untuk siapa aku di ciptakan? ” Jibril menjawab ; “Tidak, aku tidak mengerti”. Bidadari tersebut berkata : “Allah SWT menciptakan aku untuk orang yang memilih ridla Allah dari pada menuruti kehendak hawa nafsunya”.

 

Ada keterangan dalam suatu hadist : tidak ada seorang hamba yang berpuasa Ramadlan kecuali Allah SWT akan menikahkan dia dengan seorang bidadari dalam suatu kemah yang terbuat dari intan putih yang diukir. Sebagaimana yang disebutkan dalam firman-NYA ;

(QS Ar rahman ; 72) (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.

Maksudnya adalah yang tersimpan dan ditutupi dalam kemah.

 

Dari Ibnu Amir r.a meriwayatkan, baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda : “Jika wanita ahli surga (bidadari) menengok ke bumi, maka bumi ini penuh bau misik serta dapat menghilangkan sinar matahari dan bulan ” ” [Al-Jamiu Ash Shaghir hlm 66]  Karena wajahnya yang bercahaya itu mampu meredupkan sinar matahari dan bulan

 

Dari Anas r.a meriwayatkan bahwa baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “Jika wanita surga (Bidadari) muncul kebumi, maka keharumannya memnuhi antara langit dan bumi. (sinarnya) dapat menerangi langit dan bumi karena separoh kepala bidadari itu lebih baik daripada dunia seisinya  < Al-Jamiu Ash Shaghir.hlm;263>

 

baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “Jika seorang wanita penghuni surga menengok ke bumi pasti cahayanya akan menerangi bumi, bau keharumannya memenuhi antara langit dan bumi. Kudung bidadari yang melekat di kepalanya itu jauh lebih baik dari pada dunia seisinya ” [ Al-Jamiu Ash Shaghir hlm 263]

 

baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “Wajah Bidadari itu bida di lihat, kamarnya lebih jernih (bersih) dari pada kaca. Lebih rendah-rendahnya mutiara yang di kenakannya itu bisa menyinari antara Timur dan Barat. (Setiap) bidadari mengenakan 70 pakaian yang tembus pandang , sehingga bisa di lihat sumsum betisnya dari luar kulitnya”

 

Annas r.a berkata baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “Ketika aku di isra;kan (dijalankan waktu malam) aku masuk ke surga, didalam surga ada suatu tempat yang dinamakan “Al-Baidakh ” di atasnya terdapat kemah dari mutiara, Zabarjad hijau dan Yakut merah. Lalu ada ucapan : “Assalaamualaika Ya Rasulullah”. Aku lantas bertanya pada Jibril “Wahai Jibril, suara apa ini?”. Jibril menjawab ; “Itu adalah suara bidadari yang berada si dalam kemah, mereka minta izin pada Tuhannya untuk mengucapkan salam kepadamu, dan Allah-pun member izin pada meraka. Para bidadari itu pun berkata : “kami adalah wanita yang ridla, yang tidak akan marah selamanya, kami adalah wanita yang kekal yang tidak akan pergi selamanya”. Setelah itu, baginda Rasulullah SAW membaca firman Allah SWT”.

(QS Ar rahman ; 72) (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.

 

Mujahid berkata : Bidadari itu suci dari haid, berak, kencing, meludah, beringus, keluar mani dan anak [ihya ulumudin jilid IV hal 3009]

 

Dalam menafsiri ayat :

(QS. Yasin ; 55) Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).

 

Auza’iy berkata : “para penghuni surga itu sibuk merobek keperawanan bidadari” < ihya ulumudin jilid IV hal;3010>

 

baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya para penghuni surga ketika mensetubuhi istri mereka (bidadari) maka selalu kembali keperawanannya  [Al-Jami’u Ash-Shaghir. Hal;80]

 

baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW pernah di tanya: “Apakah penghuni surga juga bersetubuh ? beliau baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW menjawab: seorang dari penghuni surge akan di beri kekuatan dalam satu hari melebihi kekuatan 70 orang dari kalian (dalam bersetubuh) ” < ihya ulumudin jilid IV hal;3010>

 

baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “didalam durga itu terdapat pasar yang didalamnya tidak ada penjual dan pembeli, kecuali bebrapa bentuk (gambar) laki-laki dan wanita, ketika seseorang menginginkan sesuatu bentuk (baru bagi dirinya) maka ia masuk kedalam pasar tersebut. Didalam pasar itu tempat berkumpulnya para bidadari, mereka mengeraskan suaranya yang tidak bisa di dengar oleh makhluk sejenisnya. Mereka mengatakan : “kami adalah wanita kekal yang tidak akan sirna, kami adalah wanita yang nikmat yang tidak menyakitkan, kami adalah wanita yang ridla tidak pernah marah, maka bahagia sekali bagi orang-orang yang mendapatkan kami” < ihya ulumudin jilid IV hal;3010>

 

Anas r.a berkata baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya bidadari itu didalam surge senantiasa bernyanyi : “kami adalah bidadari yang cantik jelita yang disimpan bagi suami yang mulia” < ihya ulumudin jilid IV hal;3010>

 

Abu Umamah Al-Bahiliy berkata : baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW bersabda: “tidak ada dari seorang hamba yang masuk surga kecuali duduk di dekat kepalanya ada kedua kakinya ada dua orang bidadari yang selalu bernyanyi dengan suara yang sangat merdu yang bisa di dengar oleh manusia dan jin. Suaranya itu bukan seruling setan [maksudnya bukan berisi syair yang mengarah pada selain allah] melainkan memuji kepada Allah dan mensucikanNYA” < ihya ulumudin jilid IV hal;3011>

 

Abu Hurairah r.a berkata : “di dalam surge ada bidadari yang lebar matanya, ketika berjalan ia di iringi oleh 7000 pelayan wanita yang berada di sisi kiri dan kanannya, seraya berkata : “Dimanakah orang yang memerintahkan amar ma’ruf nahi munkar” < ihya ulumudin jilid IV hal;3014>

 

Meskipun bidadari itu memiliki banyak kelebihan dan derajat terhormat, tetapi di dalam surga  mereka masih kalah mulia dengan keempat wanita dunia yang memiliki keistimewaan. Karena keempat wanita di dunia ini  di surga menjadi junjungan seluruh penghuni surge, termasuk bidadari, keempat wanita tersebut adalah :

  1. Maryam binti Imran
  2. Fatimah binti Rasulullah Muhammad SAW
  3. Khatijah binti Khuwailid
  4. Dan Aisyah binti Muzahim

Sebagaimana di sebutkan baginda Nabiyullah Muhammad Rasulullah SAW dalam sabdanya : “Wanita yang menjadi junjungan ahli surge itu ada empat, yaitu : maryam, Fatimah, khatijah dan Aisyah” (Al-Jami’u Ash-Shaghir. Hal 175)

 

Kecantikan yang abadi adalah kecantikan para bidadari yang seringkali para seniman dan sastrawan kehabisan kata-kata dalam menggambarkan keindahan dan kesuciannya. Semoga Allah mempertemukan kita dengan para bidadari tersebut di dalam surga amin….

Begitu besar agung dan mulianya Allah SWT yang mampu menciptakan makhluk sempurna bernama bidadari, sungguh janji Allah terhadap hambanya yang beriman dan bertakwa pastilah terjadi dan tiada di ragukan dan di sangsikan lagi, kewajiban kita agar kita senantiasa ingat akan Allah dan menjalankan segala perintah serta menjauhi laranganNYA dan mencintai serta tanpa menyekutukanNYA dengan suatu apapun, bidadari hanyalah sebuah janji tentang hadiah bukan sebagai di jadikan tujuan ataupun pengharapan atas suatu ibadah, karna beribadah dengan mengharapkan upah tak ubahnya dengan seorang budak yang mengharapkan gaji dari majikannya. Jadikanlah Allah SWT sebagai tujuan utama dalam beribadah dengan mengharap rahmat dan ridhoNYA, nisacaya kebahagiaan akan mengikuti dengan sendirinya tanpa kita minta akan haknya, karna Allah maha pemurah lagi maha Kaya.

 

Disadur dan di tulis ulang dengan sedikit penambahan dari buku “100 berita dari kubur” karya Haqiqi Alif dengan daftar pustaka yang mengambil dari kitab Sahih bukhari, shahih muslim, jawahirul bukhari, Riyaadlush Shalihin, Durratun nasihin, At-Tajriidu Ash-Sharih, Bulghul Maram, At-Tadzhib, Mukhtarul Ahadits An-nabawiyyah, Al-Jami’u Ash-Shaghir, As-Sab’iyyatu Fil Mawa’idzil Birriyat, Irsyadul Ibad, Qishashul Mi’raj, Tafsir Surat Yasin, Daqa’iqul akhbar, Mawa’idzul Usfuriyyah, al-Bidayah wan Nihayah, Al-Akbar.

 

Semoga bermanfaat dan menambah keimanan serta keyakinan kepada Allah SWT amin

About Hendra

Belajar untuk selalu bisa saling mencintai dan mengasihi terhadap semua makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa

Posted on 6 February 2012, in Pengetahuan Islam and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Masya Allah, Sesungguhnya Aku sangat Merindukan Bidadari yang suci mereka itu,, Semoga Allah Menuliskan namaKu disalah seorang Bidadari dalam surga Kekal itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: